Pengenalan Docker dan Teknologi Container

By | April 16, 2020

Assalamu’alaikum, pada postingan kali ini techno, akan membahas Pengenalan Docker dan Teknologi Container. Mulai dari pengertian docker itu sendiri hingga penjelasan dari teknologi container.

Sebelum ke Pengenalan Docker dan Teknologi Container. admin akan sedikit membahas dulu tentang apa itu container dan latar belakang dari cara pembuatan aplikasi pada server traditional ataupun pada virtual mesin.

Apa itu container?

Container merupakan sebuah wadah, yang digunakan untuk menjalankan sebuah aplikasi. aplikasi tersebut dikemas beserta dengan library/dependencies dalam satu paket yang sering dikenal dengan images. images ini sendiri bisa kita buat atau bisa menggunakan images yang sudah ada.

Container sendiri sudah ada sejak lama, namun menjadi sangat populer di masa kini. Salah satu container engine yang terkenal adalah docker. Sebelum melanjutkan ke materi docker, admin jelaskan terlebihi dahulu proses deployment aplikasi pada server fisik/Virtual mesin.

Pada dasarnya, untuk membuat sebuah aplikasi, membutuhkan sebuah library dan dependencies, agar aplikasi yang dibuat bisa berhalan dengan lancar. Kemudian, aplikasi di deploy ke dalam server. baik server fisik ataupun virtual machines.

Kemudian, apabila Sistem operasi pada server tersebut, di-update dan terdapat perubahan pada library dan dependenciesnya. Maka hal ini dapat mempengaruhi aplikasi yang sedang berjalan pada server. Akan ada kemungkinan, aplikasi yang sedang berjalan tersebut mengalami error, dikarenakan tidak cocok/compatible dengan library/dependencies yang baru saja di-update.

Untuk mengatasi hal tersebut, kita dapat menyimpan aplikasi dalam sebuah container. kenapa? karena dengan menggunakan container ini, kita dapat mengisolasi aplikasi yang kita buat dengan host os atau bahkan dengan aplikasi lainnya. sehingga apabila host os terdapat update, tidak akan mempengaruhi aplikasi yang berjalan pada container.

Selain itu, jika pada server terdapat beberapa container, lalu misal ada perubahan pada container A, maka tidak akan mempengaruhi container lainnya.

Apa perbedaan Container dan Virtual Machine?

Pengenalan Docker dan Teknologi Container

Berdasarkan gambar di atas, yang bersumber dari website resmi docker, dapat dilihat untuk menjalankan container, kita tidak perlu install Sistem Operasi terlebih dahulu. Sedangkan, pada virtual machine kita harus installasi sistem operasi terlebih dahulu.

Setiap virtual machine memiliki spesifikasi hardware, misal CPU 4 core, RAM 4 GB dan lain-lain. setiap container tidak memiliki spesifikasi hardware, melainkan menggunakan hardware dari host os.

Karena setiap virtual machine memiliki OS dan Hardware masing-masing, maka setiap virtual machine juga memiliki kernel masing-masing. Sedangkan Container bersifat sharing host os, artinya setiap container menggunakan kernel dari host os nya.

Kapan harus menggunakan Container? Kapan Harus menggunakan Virtual Machine?

Jika aplikasi yang akan kita jalankan hanya akan pada 1 kernel maka gunakan container, namun jika akan berjalan pada beberapa kernel maka gunakan virtual machine.

Jika membutuhkan isolasi pada setiap aplikasi maka bisa menggunakan container.

Dan jika hendak membuat beberapa aplikasi dan disimpan dalam satu server untuk menghemat biaya, bisa menggunakan container.

Kelebihan dari Container

Untuk membuat sebuah container, hanya membutuhkan beberapa detik saja. Berbeda dengan virtual machine yang membutuhkan waktu lama.

Container berjalan sangat ringan dibandingkan dengan virtual machine yang cukup berat.

Bisa berjalan di host os mana pun, selama host os baru tersebut terinstall container engine.

Apa itu Docker?

Docker merupakan sebuah container engine, yang berfungsi untuk Management Container seperti membuat, menghapus dan lain-lain. Docker sendiri memiliki beberapa komponen utama yaitu :

docker daemon merupakan service yang berjalan pada server. Docker daemon ini merupakan jembatan komunikasi antar komponen docker. serta menjalankan perintah yang dikirim oleh docker client.

docker host, merupakan server/laptop/komputer yang menjalankan layanan docker.

docker client atau dikenal juga docker cli, merupakan tools yang berfungsi untuk mengirimkan perintah yang dimasukan oleh user ke docker daemon.

docker images adalah sebuah template yang bersifat read only, yang dimana isi dari images adalah aplikasi, library dan dependencies yang dibutuhkan oleh aplikasi.

docker container merupakan wadah yang digunakan untuk menjalankan aplikasi/images.

docker registry, merupakan tempat untuk menyimpan dan mendistribusikan images yang telah dibuat. jadi kita bisa download images official yang sudah ada di registry atau kita bisa menyimpan images yang kita buat.

Sekian postingan kali ini, semoga dapat bermanfaat bagi teman-teman semua. Jika ada pertanyaan dapat disampaikan pada kolom komentar. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *