Kube Api Server Pada Kubernetes

By | Mei 5, 2020

Assalamu’alaikum, Pada postingan kali ini, technoboard akan membahas tentang Apa itu Kube Api Server Pada Kubernetes. Sebelumnya sudah disinggung pada postingan ini, mengenai kube api server. Namun, hanya secara umum saja. Dipostingan ini, akan membahas lebih lanjut tentang kube api server. Jika teman-teman belum membaca tentang apa itu kubernetes dan apa saja komponennya, silahkan lihat pada postingan ini

Apa itu Kube Api Server

Kube Api server adalah sebuah jembatan untuk komunikasi antar komponen di kubernetes. Bisa dikatakan kube api server ini otak dari kubernetes. Semua perintah yang dikirimkan oleh user ini, akan di proses oleh kube api server. Jadi management semua komponen dari kubernetes dilakukan oleh kube api server.

Berikut adalah gambaran komunikasi dari kube api server dengan komponen kubernetes lainnya.

Kube Api Server Pada Kubernetes

Cara Kerja

Pada bagian ini, admin akan menjelaskan bagaimana proses sebuah pembuatan resource pada kubernetes bisa terjadi dan bagaimana peran dari kube api server, berdasarkan gambar komponen sebelumnya. Tujuannya adalah agar lebih memahami dari kube api server.

Misalnya, user mengirim perintah untuk membuat sebuah POD ke Kube Api Server. Pertama, Kube Api Server akan menerima perintah tersebut, lalu autenticate user itu. Setelah itu, kube api akan mengupdate Etcd, Bahwa ada pod baru yang belum mempunyai node.

Kemudian, scheduler akan memantau kube api server dan etcd, hingga nanti akan mengetaui bahwa ada pod yang belum memiliki node/ada pod baru yang belum dibuat.

Lalu, scheduler akan mengidentifikasi POD harus dibuat pada node mana. Sehingga aplikasi yang ada di dalam POD dapat berjalan dengan lancar tanpa ada error. Setelah, menentukan hal tersebut, scheduler menyampaikan ke kube api server, POD akan dibuat di node mana.

Berikutnya, kube api server akan mengupdate data pada Etcd, bahwa POD akan dibuat di Node mana dan kube api juga memberitahu ke kubelet yang ada di node tujuan untuk membuat POD baru. Kubelet akan membuat POD baru dan container baru melalui container engine.

Setelah kubelet, sudah membuat POD baru, kubelet mengirimkan informasi ke kube api, bahwa POD sudah dibuat. Dan terakhir, kube api mengupdate data di Etcd, bahwa POD sudah dibuat.

Cara Melihat Kube Api Server

Untuk melihat Kube Api Server ada beberapa cara, salah satunya menggunakan perintah berikut.

technoboard$ kubectl cluster-info
Kubernetes master is running at https://192.168.39.58:8443
KubeDNS is running at https://192.168.39.58:8443/api/v1/namespaces/kube-system/services/kube-dns:dns/proxy

To further debug and diagnose cluster problems, use 'kubectl cluster-info dump'.
technoboard$

Pada perintah diatas terdapat kubernetes master yang merupakan url dari kube api server. Secara default, kube api akan berjalan pada port 8080 atau pada port 6443. Namun, karena disini saya menggunakan minikube, portnya berbeda dari kubernetes biasa, yaitu 8443.

Sekian postingan Kube Api Server Pada Kubernetes, semoga dapat bermanfaat bagi teman-teman semua. Jika ada pertanyaan dapat disampaikan pada kolom komentar di bawah. Terima kasih.

Sumber : https://kubernetes.io

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *